
Pengemudi mobil yang menabrak mahasiswa bernama Marrio Jerry Loba (24) hingga meninggal di Jalan Underpass sisi barat Patung Ngurah Rai Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, masih misteri. Polisi pun meminta pengemudi mobil tersebut menyerahkan diri.
"Kami mengharapkan kepada pengemudi mobil yang melakukan tabrak lari itu agar menyerahkan diri atau melaporkan kepada Polsek terdekat," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan, saat ditemui di Mapolresta Denpasar, Senin (13/5).
Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut. Termasuk kabar korban diduga terseret sejauh 1 kilometer dari arah Benoa Square, Kedonganan, Kuta, Bali, sampai tempat kejadian perkara.
"Kita masih melakukan penyelidikan terhadap tabrak lari tersebut. Kita kan cari sampai dapat," ujar dia.
Seperti yang diberitakan, mahasiswa bernama Marrio Jerry Loba (24) yang meninggal dalam kondisi mengenaskan di Jalan Underpass sisi barat Patung Ngurah Rai Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, pada Kamis (9/5) lalu sekitar pukul 3.40 Wita. Akibatnya, kepala depan korban hancur, pinggang kanan terdapat luka seret, siku tangan kanan patah dan terluka, rusuk kanan terdapat luka seret, serta tulang siku kanan patah.
Saat kejadian tersebut, satu orang saksi bernama Didi Hermanto (37) yang saat itu melihat peristiwa tersebut, dari keterangannya saat kejadian sempat melihat ada orang terseret mobil jenis Pick up. Saksi berusaha mengejar, tetapi karena kondisi saat itu gelap serta hujan gerimis, saksi menghentikan pengejarannya.




